Untuk Pengemban Dakwah, Benteng Itu Belum Roboh

Benteng Constantinople
1453 H sungguh adalah moment yang sangat luar biasa, dengan izin Allah SWT seorang pemuda Muhammad Al fatih memimpin pasukan untuk menaklukan benteng Constantinople, perjuangan yang tak mudah dan juga butuh persiapan yang panjang juga matang untuk merobohkan bangunan fisik kuat yang bertahan lebih dari 850 tahun,
Perjuangan antum memerdekakan manusia dari penghambaan kepada manusia lainya dan menjadikan mereka menghambakan diri hanya kepada Allah dan aturanNYA, menaklukan bangunan pemikiran yang bathil, juga tak kalah berat.
Yang mana Sekularisme dan Isme – isme yang lain sangat lekat dengan kehidupan kaum Muslimin akhir ini,
Dibutuhkan kesungguhan dan pengorbanan untuk menyadarkan umat, mendobrak sekat – sekat yang mengekang Syari’at Islam sebagai Rahmatan lil alamin,
Jangan gentar dan ragu layaknya kaum fasik dan yahudi ketika mendengar bisyarah Rasulullah bahwasanya nanti akan ditaklukannya Constantinople dan juga Roma “Gila Muhammad dan pengikutnya mana mungkin itu terjadi?”.
850 tahun kemudian Bisyaroh itu terbukti dengan Izin Allah lewat perjuangan Muhammad Al Fatih dan juga bala tentaranya.
Sekarang kita kembalikan kepada diri kita masing – masing seberapa yakin akan Bisyaroh tersebut, bukan berarti Islam mulia dengan upaya yang antum perjuangkan, yang pasti Islam akan kembali mulia,
Tinggal kita mau menjadi bagian dari kemuliaan tersebut dengan memperjuangkanya atau hanya berdiam diri menjadi penonton atau bahkan menolaknya Naudzubillah….
Ibnu Sholeh 1924
16/01/20
Share:

Belajar Resah



Sebagai pecinta film komedi tentu tak asing dengan aktor kawakan Jim Carrey

Salah satu judul film populer yang dibintanginya adalah The Truman Show

The Truman Show sendiri bercerita mengenai Truman Burbank seorang ekskutif muda dengan kehidupan yang sempurna istri cantik, sahabat-sahabat yang suportif, rumah dan kendaraan mewah,

Suatu ketika keanehan mulai terjadi saat tiba-tiba sebuah lampu sorot bertuliskan rasi bintang orion jatuh dari langit, dan membuatnya bertanya-tanya dari manakah asal muasalnya,

Sampai sebuah TV berita menayangkan bahwa ada satelit jatuh di kota kediaman burbank dan lampu sorot tersebut merupakan salah satu perangkatnya

Akan tetapi keanehan tak berhenti disitu saja, 

mulai dari hujan yang tak biasa yakni air hujan seakan mengikuti kemanapun Burbank melangkah

warga kota yang bertingkah aneh seakan-akan dunia terseting untuk mengikuti ritme kehidupanya,

Dari situ Truman resah dan mulai bertanya-tanya mengenai jati dirinya,

Ketika Thruman bertingkah spontan maka lingkungan disekitarnya mulai tak karuan sampai akhirnya sebuah horror terkuak,

Bahwa selama ini seluruh kehidupan yang dijalaninya adalah setingan yang diarahkan oleh seorang Sutradara.

Dan kehidupanya dijadikan hiburan masyarakat pecinta TV layaknya Reality Show,

Tanpa Ia sadari kehidupannya dari lahir sampai dewasa itu dijadikan komoditi untuk menarik iklan

Kota yang ditinggalinya adalah sebuah studio TV super massive.

Istri, ibu, sahabatnya adalah aktor profesional yang memainkan sebuah peran

Tentu Thruman kaget bukan kepalang

Bayangkan jika itu terjadi pada diri kita, zona nyaman, sistem serta kehidupan yang dijalani saat ini adalah palsu, setingan semata

Ternyata kehidupan kita hanyaa dijadikan komoditi dagangan layaknya Thruman Burbanks

Tanpa sadar kita diseting tuk terlenakan dengan kehidupan yang materialistis ini, mati-matian mencari apa yang tak dibawa mati,

Sampai lupa tuk menjalani kehidupan yang sesungguhnya, 

Sampai lupa mempersiapkan bekal setelah kehidupan,

Naudzubillah Mindzalik

Semoga kita diberi keresahan dan dapat mengambil hikmah dari setiap peristiwa sehingga bisa mengambil keputusan terbaik dalam hidup ini.


Anang Ubaidillah

24/8/19


Share:

Pesan Sambat




Ketika kau tunjukkan kelemahan mu pada manusia maka kau akan terlihat lemah, ketika kau tunjukkan kelemahan mu kepada sang Maha Kuasa maka kau akan dikuat kan dengan cara yang tak terduga -duga,

Tiada tempat lain untuk bermunajat selain kepada sang Pencipta Allah SWT,

tiada guna..... sesal,
tiada guna .... Lara,
Merasa hidup tak berdaya..... Selain kepada NYA

Problematika dalam kehidupan!

Anggap saja semua itu ujian yang akan menambah ketaqwaan jika kita berhasil melangkah tanpa adanya kemaksiyatan

Kita semua hidup dengan misi ketaqwaan, jika tak ada taqwa maka rasa iri dan dengki akan selalu mendampingi hati yang ringkih ini,

Akan banyak muncul pertanyaaan Kenapa?

Kenapa saya seperti ini?
Kenapa saya miskin?
Kenapa saya pendek?
Kenapa saya gemuk?
Dan pertanyaan Kenapa yang lain

Pada akhirnya kita sampai pada pertanyaan yang paling mendasar

Untuk apa saya hidup?

Jawaban dari pertanyaan ini perlu kita jawab dengan sebaik baik nya jawaban

Jawaban yang benar tentu akan menghantarkan kita kepada jalan yang lurus dan memberikan kekuatan lebih mengahadapi ujian hidup dari NYA,

Sungguh ujian dunia tak seberapa banding dari ujian di akhirat,

Ujian diakhirat jauh lebih pedih jika didunia kita gagal menjawab pertanyaan

Untuk apa saya hidup?
[@ibnusholeh]


#PesanSambat
#DiRumahAja
#TetapProduktif

Share:

Bijak Menghadapi Kritik



Nyinyir dan kritik dua kata yang punya makna berbeda, tapi seringkali susah membedakan mana yang sebenarnya kritik mana yang sebenarnya nyinyir,
Nyiyir adalah suatu tindakan yang tak bertanggung jawab, dengan maksud menjatuhkan tanpa melihat potensi kebaikan yang akan dicapai
Kritik tentunya dibangun dengan argumentasi ilmiah dan juga atas kesadaran untuk perubahan kearah yang lebih baik agar kondisi yang ideal menurut si pengkritik bisa tercapai.
Kritik juga bisa diartikan sebagai kontrol terhadap sebuah kebijakan yang dianggap tidak sesuai, menghambat, atau membahayakan.
Misal dalam sebuah diskusi sebut saja si A menyampaikan sebuah teori evolusi bahwasanya manusia berasal dari kera,
Lantas disanggah oleh Si B dengan argumentasi sederhana:
Jika manusia adalah hasil dari proses evolusi kera, lantas kenapa masih dapati kera di kebon binatang, dihutan, dll. Dan juga teori tersebut menafikan sang pencipta. Kritik Si A.
Diskusi terus berlanjut sampai menghasilkan sebuah kesimpulan yang melegakan hati dan mencerahkan pikiran kedua belah pihak
Diskusi yang sehat tentu akan menghasilkan sesuatu yang bisa diambil sebagai modal untuk melangkah Kedepan tanpa harus melewati jalan yang terjal,
baik dalam lingkup keluarga, bermasyarakat, maupun bernegara,
Tentu dalam sebuah diskusi harus disertai dengan keikhlasan dan kedewasaan dalam menelaah setiap materi diskusi
Boro boro argumentasi ilmiah. Jika nafsu dan amarah kebencian yang bergolak jangan berharap ilmu kan didapat
Maka benar maqolah Imam Syafi’ie
“Jangan kau menasehati orang bodoh, karena dia akan membencimu, nasehatilah orang yang berakal maka dia akan mencintaimu”.
Bodoh yang dimaksud adalah pribadi yang menolak potensi kebaikan yang akan dicapai.
Dalam memberikan kritik juga harus bijak, ide, konsep, atau kebijakan yang bersumber pada suatu yang pasti diyakini kebenaranya ( Al Qur’an, Sunah ) tak patutlah kita kritik, malah akan mendapat dosa.
Yang jadi pertanyaan adalah dalam setiap aktifitas (berprilaku, berucap, berhukum dll.) apakah kita sudah berlandaskan pada suatu yang pasti kebenaranya?
Sesungguhnya segala kebaikan hanya berada disisi Allah, segala daya dan upaya kita curahkan untuk mencari keridho’an NYA dengan cara menjalankan Syari’at NYA dari A sampai dengan Z disegala aspek kehidupan.
Share:

Aku Cinta Sepak Bola

Sepak Bola

Sungguh gemar sekali dengan olahraga yang satu ini,
Dulu ketika masa madrasah hampir setiap hari pergi kelapangan untuk sekedar memainkan si kulit bundar,

Saya pengagum berat permainan bola, kalau kata Pirlo legenda Juventus dan AC Milan itu ” Sepak bola adalah permainan pikiran”,

Tidak hanya fisik, tapi juga dibutuhkan kecepatan berpikir,

Memang benar dalam sepak bola
Pemain dituntut untuk membuat keputusan tepat dalam waktu sepersekian detik,

Mengontrol bola, umpan, atau drible

Sungguh Filosofi Pirlo itu, menguatkan tekad saya untuk giat berlatih,

Kecintaan akan permainan bola,

Tidak lantas menjadikan saya penonton setia pertandingan bola yang harus niat datang ke lapangan, menyanyikan chant, dan mengenakan pernak – pernik layaknya suporter,

Kenapa?

Karena saya merasa bisa bermain bola, meskipun ingusan dengan latihan yang optimal saya merasa bisa se-level profesional yang bertanding di stadion kebanggan, kala itu,

Dalam hati berbicara
“Ngapain nonton orang, sementara saya bisa melakukan hal yang sama”,

Sehingga aktifitas “nye-tadion”, adalah hal yang membosankan,

Kecintaan akan permainan Bola
Berbanding terbalik dengan lingkungan yang menyukai nonton pertandingan bola,

Para sahabat tidak hanya senang dengan permainan tapi juga gemar memberi dukungan ke stadion untuk sekedar bertemu sang idola,

Lingkungan mempengaruhi pendirian

Kemalesan nye-tadion mejadikan bahan olok – olok an teman se-SSB (Sekolah Sepak Bola),

“Katanya hobi tapi kok gak pernah nonton ke stadion?, Cupu!”,

Setiap latihan ejek-an itu selalu terlontar

Akhirnya karena sering jadi bahan pergunjingan saya pun Ikutan yakni nye-tadion,

Begitu besar pengaruh lingkungan membentuk pribadi seseorang

Rasulullah bersabda

الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”. (HR. Abu Daud no. 4833, Tirmidzi no. 2378, Ahmad 2/344, dari Abu Hurairah

Siapa Kita bisa dilihat dari kebiasaan circle atau lingkugan,

Penting pilih – pilih teman apalagi karib,

Karena kebiasaan dan hobi mereka akan mempengaruhi pribadi kita

Sebagai pemuda muslim hendaknya kita memilih teman yang baik

Teman yang baik itu seperti apa?

Tentunya teman yang bisa saling menguatkan dalam menjaga ketaatan kepada Allah,

Karena kita hidup didunia ini bergantung pada seberapa kuat kita bisa menjaga ketaatan kepada aturanNYA

Menjalankan perintahNYA menjauhi larangaNYA,

Tentunya kita berharap
Mati dalam keadaan khusnul khotimah, dimasukkan jannah dan dipertemukan dengan teman karib kita semasa didunia.

Salam dari karibmu…
IbnuSholeh
Share: