Menjadi Pengemban Dakwah Itu Berperan Bukan Baperan

Abu haris

13/02/24

Tidak sedikit para aktifis dakwah yang awalnya semangat menggebu gebu dalam menjalankan amanah aktif disetiap agenda dakwah tapi kemudian karena masalah satu dan lain hal .

Tiba-tiba semangat itu hilang bak ditelan bumi melempem seperti kerupuk kesiram air.

Masalah Keluarga, ekonomi, kesehatan, bahkan dengan sesama pengemban dakwah seakan menjadi pukulan telak mengenai ulu hati pengemban dakwah

Memang pengemban dakwah juga manusia biasa punya rasa,punya hati.

Karena mereka juga punya potensi khas yang melekat hajat al udwiyah (kebutuhan jasmani)  yang menuntut untuk dipenuhi, 

Gharizah yang bikin resah, jika tidak dipenuhi dangan cara yang ma'ruf maka akan menimbulkan masalah bahkan menghambat jalanya dakwah.

Maka disini peran musrif (Pembina) begitu penting untuk mengetahui setiap permasalahan para binaan kemudian memberikan arahan dengan bijak berdasarkan syariat, membina dan membentuk anggota menjadi pribadi tahan banting dalam perjuangan mengambalikan kehidupan islam

Membentuk pola pikir dan pola sikap seorang muslim sejati yang gak baperan dengan mempunyai kepribadian layaknya para sahabat rela mengorbarkan harta, waktu bersama keluarga bahkan diri sendiri untuk Nabi dan juga kemuliaan Islam dengan tersebarnya dakwah ke seluruh alam

Umat butuh peran antum! 

Terjadinya kerusakan karena  terlepasnya peran agama dalam mengurusi urusan ummat hari ini 

Bayangkan disuatu wilayah ada masyarakat dengan mudahnya menggadaikan aqidah demi sekardus mie instan

Ada yang saking susahnya ekonomi akibat pinjol sampai nekat merampok dengan bermodalkan sajam/ senpi tak segan melukai bahkan membunuh. 

Maka antum harus dakwah menyampaikan kepada ummat hanya aturan islam yang diterapkan oleh negara  bisa mensejahterakan, melindungi harta dan nyawa juga mencegah dari perbuatan keji

Pacaran yang berujung Zina merjalalela. Jangan sampai bersikap seakan biasa saja bahkan ada mafhum ditengah masyarakat kalau gak pacaran gimana mau dapet jodoh?

Mendekati saja itu dilarang apa lagi berzina dosa nya besar na'uzubillahiminzalik 

Rusaknya moral seperti lagibete karena ummat hari ini dipaksa menerima penyimpangan dengan masuknya pemikiran- pemikaran rusak liberalisme. 

Sekali lagi mengingatkan antum harus berdakwah. jika berdiam diri dan rela dengan keadaan maka Allah akan menimpakan azab yang tidak hanya menimpa orang yang dzalim saja.

Jika satu semut menggigit maka satu koloni semut akan dibasmi

وَٱتَّقُوا۟ فِتْنَةً لَّا تُصِيبَنَّ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مِنكُمْ خَآصَّةً ۖ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

Artinya: Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. (QS. Al Anfal 25) 

Dakwah ini adalah aktifitas yang mulia pahalanya seluas bumi dan langit. 

Maka dari itu kita harus meluruskan niat (ikhlas) agar mendapatkan ridhlo dari Allah SWT atas pengorbanan yang kita kerjakan

Masalah yang dihadapi ummat (dijauhkan nya Islam dari kehidupan) lebih berat dari masalah pribadi antum 

Hei pengemban dakwah... 

Prei baperan saatnya berperan karena ummat butuh antum.

#itistime

#tobeoneummah

Share:

Sepak Bola Gak Akan Maju Selama Masih Ada yang Nonton

Innalillahiwainnailaihirojiun

Malang 1 Oktober 2022

153 orang meninggal dunia, dalam kericuhan di Stadion Kanjuruhan itu pun bisa dikatakan menjadi tragedy sepakbla paling mematikan kedua di dunia.

Seperti yang diketahui, laga Arema vs Persebaya berakhir ricuh di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB. Hal itu bermula dari para suporter yang masuk ke lapangan karena kecewa Arema kalah 2-3 dari Persebaya. 

Sumber okezone.com

Sepakbola adalah olahraga rakyat tak butuh biaya mahal untuk memainkannya,

Menonton-nya juga alternatif hiburan disaat menghadapi kesulitan hidup yang mencekik seperti sekarang ini. transportasi, bahan pokok, dll naik dengan signifikan imbas kebijakan pemerintah menaikan harga BBM.

Tapi sepakbola bukan lagi olahraga dan hiburan ketika harus mengorbankan nyawa demi fanatisme semata.

Ketika sepakbola disematkan bersama fanatisme kecintaan buta akan tanah air, lambang, daerah, suku dan ras maka energi kecintaan ini tidak terarah dan justru akan merusak

Manusia rela melanggar aturan, merusak fasilitas umum bahkan saling membunuh demi katanya kecintaan kepada tim bola kebanggaan

Memang sepakbola tanpa kebanggaan ibarat sayur tanpa garam apalagi melihat kualitas permainan dan prestasi persepakbolaan kita tentu jauh dari istilah menghibur

Kenapa sih sepakbola harus dibranding dengan fanatisme jawabanya supaya mengundang interest masa.   

Dimana banyak masa maka disitu ada peluang bisnis ataupun untuk mendongkrak kepentingan politik praktis Inilah pola berpikir pragmatis demokrasi kapitalis. 

Rp 400M jumlah yang harus dibayarkan stasiun tv kepada operator liga. Tentu jumlah ini lebih sedikit dari nilai yang didapat stasiun tv dari pemasukan sponsor dll.

Sepakbola dipandang salah satu alat untuk mendulang masa sehingga harus dikemas dengan sedemikian rupa agar orang semakin banyak merogoh kocek demi merasa sedikit terhibur dengan kemenangan akan tim kebanggaan meski besok kesulitan untuk makan 

Para Kapitalis? Ahh.. mereka tak peduli banyaknya nyawa yang menjadi korban asal mendapatkan cuan

Para Politisi? Ahh.. mereka tak peduli prestasi yang penting bisa mengamankan kursi

Fanatisme buta, nasionalisme, materialisme dan isme-isme yang lain. Mari kita uraikan ikatan - ikatan yang membelenggu itu 

Memang cinta dan benci adalah fitrah manusia. 

Agar tidak buta maka cinta dan benci itu harus punya dasar karena Allah SWT 

Ketika mendasari rasa cinta dan benci karena Allah semata, maka kita akan menghindarkan diri dari perbuatan sia - sia tak berguna.

Maka dari itu perasaan dan pemikiran umat harus diikat dengan ikatan yang kokoh yakni aqidah Islam.

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata,

“Mencintai karena Allah, membenci karena Allah, loyal karena Allah, memusuhi karena Allah, maka dengannya seseorang itu menjadi wali Allah. Dan tidaklah seorang hamba merasakan manisnya iman, meskipun dia banyak shalat dan berpuasa, sampai dia bisa seperti itu. Dan sungguh persaudaraan sebagian besar manusia dibangun di atas urusan dunia. Padahal yang demikian itu tidaklah memberikan manfaat kepada pemiliknya sedikit pun.”

Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, 1: 125. Lihat Al-Wala’ wal Bara’ fil Islam, hal. 32-33

Share:

Cita-Citaku Setinggi Tanah

Negeri Ini pernah dipimpin Nasionalis sejati, Seorang Jendral bintang 4, Technokrat, Emak – Emak, Kyai, Hingga Tukang Mebel. 


Cita – cita kita dari dulu tak pernah berubah sejak zaman kemerdekaan. 

Yakni mewujudkan nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila yang nyatanya belum pernah terwujud hingga saat ini. 


Sebagai bangsa pembelajar kita harus ber-muhasahabah dengan segala peristiwa yang terjadi. 


Rezim silih berganti tapi Impian tak sesuai dengan kenyataan, bisakah kita berharap baldatun toyyibatun warobbun ghofur dengan sistem saat ini. 


Yang nyata – nyata me-nafikkan Ayat – ayat Sang Illahi


Demokrasi hanya menghasilkan kesepakatan – kesepakatan kolektif jahat, sehingga rusaklah tatanan kehidupan ber-masyarakat. 


Negeri ini tak butuh sekedar Reformasi mengganti petugas partai yang satu dengan yang lain. 


Tapi harus memberanikan diri dengan langkah Revolusioner mengenyahkan Demokrasi atau Nilai – nilai yang selama ini kita yakini sebagai kebenaran yang hakiki. 


Demokrasi sekuler yang kita agungkan nyata-nya memisahkan agama dari kehidupan. 


Emang kita hidup didunia ini berharap apa kalau bukan keberkahan, ketenangan dan kenyamanan


Islam datang dari yang Maha Mengetahui,

Islam adalah solusi dari setiap Problematika,

Islam mengatur segala hal termasuk tata cara bernegara. 


Maka kalau bukan menerapkan Syari’at Islam dalam naungan Khilafah mau pakai apa lagi?


Ibnu Sholeh 1924


Share:

Haris Digantengin Om Suketi

 


Wah udah lama banget nih Haris gak potong rambut terakhir empat bulan yang lalu dipangkas Abi hasil nya malah gak karuan gini...


Udah deh Abi nyerah dari pada pangkas sendiri lagi lebih baik serahkan pada ahlinya, dari pada dari pada ya kan 🤭🤭🤭


Kali ini Haris digantengin Om Suketi sang pendekar gunting,,,✂️✂️✂️

Om Suketi terampil banget juga ramah sama anak kecil, kayaknya udah pantes nih jadi papah muda tinggal kapan tante nya dilamar ditunggu undangannya hehe canda Om


Gak sampai sejam udah selesai kok,,, 
gimana nih om dan tante Haris udah bisa masuk model top collection nggak? 


Oh iya kalau mau digantengin Om Suketi langsung aja cek IG nya ya link nya aku cantumin dibawah

https://instagram.com/heroes_barbershop?utm_medium=copy_link

Heroes Barber Shop 
Jl. Simpang Pahlawan RT. 03 RW.05 
Dampit Kab. Malang

Share:

Katanya Kawan Kok Kayak Lawan

 

"Crocodiles are easy. They try to kill and eat you. People are harder. Sometimes they pretend to be your friend first." Steve Irwin 1962 - 2006

Manusia mahluk yang sulit ditebak berbeda dengan hewan yang mudah diprediksi karena punya perilaku yang khas.  


Seperti kata Steve Irwin menghadapi buaya itu mudah karena buaya predictable, setiap saat akan berusaha membunuhmu dan memakanmu.

Dari perilaku tersebut kita tahu dan belajar bagaimana caranya menghadapi buaya 


Tak ada perbedaan perilaku yang signifikan antara individu buaya satu dengan lainya 


Sementara menghadapi manusia yang sulit untuk ditebak kita tak pernah tahu apa yang sebenarnya  mereka inginkan, Manusia sangat mahir menyembunyikan maksud dan keinginan didepan manusia lainya


Sebenarnya dari mana kemampuan unik manusia ini muncul, the one and only jawabanya adalah persepsi


Perilaku seorang Individu manusia bisa sangat berbeda dari individu lainya bergantung pada persepsi yang dimiliki.


Persepsi berbicara bagaimana manusia menghadapi sebuah situasi entah itu baik atau buruk bagi dirinya, dan menuntut untuk membuat keputusan.


Kemudian memasukan realitas itu kedalam otak untuk memproses, memilih, dan menimbang jalan keluar mana yang terbaik berdasarkan nilai yang ia yakini kemudian besikap dan berperilaku sesuai dengan hasil proses berpikir tersebut.


Perilaku bisa baik atau buruk, merugikan atau penuh manfaat.


Lantas bagaimana seharusnya kita menghadapi manusia yang unpredictable


Kembali lagi ke persepsi


Seorang individu atau kelompok manusia bisa diukur seberapa kadar kebajikan-nya 

Dari nilai hidup yang ia yakini dan juga sejauh mana ia mempertahankanya


Seorang pengusaha bisa saja marah dan terpukul ketika ia kehilangan uang karena ditipu dalam sebuah kerjasama bisnis dan membawa masalah tersebut sampai ke rumah sehingga kondisi keluarga menjadi tidak harmonis


Sementara pengusaha yang lain bisa bersikap biasa saja karena melihat sebuah kegagalan bukan dinilai dari hilangnya uang 


Seorang leader bisa saja merasa terancam kedudukannya jika ada bawahan yang punya potensi cakap dalam memimpin dan berorganisasi


Sementara leader lain bersikap bersemangat mendukung karena melihat nilai keberhasilan seorang leader bukan hanya ketika ia sukses dalam memimpin 


Tapi juga ketika berhasil memberikan warisan yang baik bagi suksesor selanjutnya dan ia sadar betul regenerasi merupakan hal yang alamiah karena keterbatasan manusia


Lantas nilai apa yang patut kita perjuangkan dalam hidup agar menjadi manusia yang bijak.


Izinkan saya bercerita kisah dua orang sahabat dimasa lalu


1400 tahun yang lalu dua orang manusia Bilal dan Wahsyi sebut saja mereka budak yang diambil paksa kemerdekaan-nya sebagai manusia.


lantas kemudian dipaksa harus melayani kemauan sang tuan sepanjang hidupnya.


Mereka bisa saja kembali menjadi manusia yang merdeka dengan syarat ditebus dengan sejumlah uang lalu dimerdeka-kan.


Wahsyi adalah budak yang kuat fisiknya, tangkas juga sangat mahir dalam menombak


Sementara Bilal adalah budak yang lemah fisiknya tak seperti sahahabatnya Wahsyi yang kuat dan terampil nilai jual Bilal tentu lebih murah sebagai budak.


Perbedaan antara Wahsyi dan juga Bilal tidak hanya soal fisik dan ketrampilan dalam bekerja. Akan tetapi juga bagaimana mereka memaknai sebuah kemerdekaan 


Wahsyi memaknai kemerdekaan ketika bisa terlepas dari belenggu perbudakan tuan-nya, kemudian bebas melakakukan apa saja yang ia inginkan sebagai manusia yang merdeka


Sementara Bilal memaknai kemerdekaan sebagai membebaskan dari penghambakan diri pada manusia dan materi untuk kemudian manghambakan diri kepada sang pencipta dan pengatur yakni Allah SWT


Keyakinan Bilal ini membawa konsekuensi 

yang mana pada zaman itu manusia menyembah berhala berupa patung yang tak dapat membawa manfaat dan juga mudharat bagi manusia, 


Sang tuan Umayyah bin Khallaf yang memyembah berhala tentu merasa terancam dan terhina karena seakan aktifitas penyembahan berhala menjadi perbuatan yang sia - sia


Untuk menanggal kan keyakinan nya pada Islam dan kembali ke kepercayaan nenek moyang juga tuan-nya


Disiksa-lah Bilal sang budak dengan siksaan sampai diluar batas kemampuan manusia dalam menerima rasa sakit


Dari mulai punggung dicambuk sampai mengelupas kulit dan daging, ditindih batu ditengah terik matahari tanah Arab yang menyengat.


Akan tetapi Bilal yang sebelumnya ringkih dan lemah sanggup bertahan,


Sampai datang Abu Bakar yang tak tahan melihat pemandangan itu menebus dan memerdekakan bilal sebagai budak meskipun dengan harga yang tinggi 


Ia dibeli bukan karena sebagai budak yang tangkas dan juga mahir dalam menombak dan bukan sekedar faktor kemanusiaan karena pada zaman itu penyiksaan Tuan terhadap Budaknya merupakan hal yang lumrah, akan tetapi Abu Bakar melihat persamaan nilai yang ada pada dirinya dan juga Bilal, Juga gigihnya Bilal mempertahankan nilai tersebut 


Dari mana datangnya kekuatan Bilal dalam mempertahankan keyakinan-nya meski ia disiksa sampai diluar batas wajar manusia mampu menerima rasa sakit, ,Pertanyaan lain-nya kenapa Abu Bakar rela membeli bilal yang ringkih dengan harga yang mahal bahkan melebihi budak yang fisiknya kuat dan cekatan


Dan juga nilai apa yang ingin dicapai Abu Bakar dengan menolong bilal seorang budak yang lemah fisiknya 


Hanya nilai Ruhiyah berupa keyakinan akan Allah SWT, dosa dan pahala, surga dan neraka keyakinan akan sesuatu yang dianggap imajiner oleh orang - orang melihat kehidupan dari kaca mata materi.


Keimanan inilah yang mampu membangkitkan potensi terbaik manusia, mendudukan keimanan diatas kepentingan materi sesaat akan mengangkat derajad manusia pada kedudukan yang paling tinggi 


Nilai Ruhiyah itu yang membedakan manusia dengan sifat hewani yang menganggap individu lain sekedar santapan empuk menunggu saat lengah untuk disergap layaknya Buaya memandang Manusia.


Share:

Otak Kita Ibarat Toolbox


 Ketika kita menghadapi Problematika hidup.

Otak kita itu layaknya "Toolbox".

Kita bisa mengambil segala peralatan dengan intuisi terbaik untuk menyelesaikan setiap masalah dengan cara-cara kreatif dan praktis


Dengan syarat untuk memahami fakta atau masalah, 

panca indra dan juga otak sebagai alat berpikir harus jernih dan sehat 


Dan juga kita harus punya maklumat atau sumber informasi yg benar dan terpercaya untuk kita masukan kedalam otak "toolbox", 

Sebagai gudang senjata sewaktu-waktu 

kita butuhkan untuk menghadapi masalah yang ada.


Maka tugas kita adalah men-fungsikan otak kita layaknya toolbox menjaganya agar tetap sehat dan menghindar dari penyakit mental emosional, penyakit iri dengki, hasad dll.


Sebab segala penyakit mental ini yang mengkaburkan kemampuan kita dalam menimbang dan memutuskan sebuah pilihan.


Penyakit mental yang tak terkendali mengkaburkan antara pertimbangan yg sifat-nya logis menjadi keputusan yang sifatnya emosional.


Dan ini bisa jadi fatal karena setiap keputusan yang kita ambil dalam hidup akan mudah terpengaruh oleh faktor external (Impusif) dengan tanpa pertimbangan yang matang.


Juga memastikan memasukan informasi benar dan banyak agar peralatan dalam toolbox kita semakin variatif dalam menghadapi masalah dan menuntaskan-nya dengan cara yg kreatif dan praktis.


Yang perlu kita ingat adalah yang namanya hidup pasti menghadapi masalah karena kita bersinggungan dangan orang lain. 

Kita punya tujuan mereka juga punya tujuan hidup yang menuntut untuk diwujudkan.


Maka dari itu gesekan kepentingan antar individu merupakan keniscayaan


Orang bijak itu cenderung tenang dalam menghadapi masalah karena dia punya toolbox dan juga segala peralatan yang variatif untuk menghadapi dan menyelasaikan masalah dengan cara yang benar tanpa harus menimbulkan masalah baru.


Semoga bermanfaat...

Share:

Belajar dari Ulama Besar Imam Bukhari




Imam Bukhari adalah Ulama besar kelahiran Kota Bukhara sekarang Uzbekistan, beliau adalah guru dari Ulama Besar lainya yakni Imam Muslim dan Imam Tirmidzi


Beliau menghafal Ribuan Hadits seperti didalam Shahih Bukhari (dan masih banyak lagi yang beliau tidak tuliskan dalam kitab tersebut)


Bahkan dalam sebuah riwayat beliau menghadiri kajian ilmu selama berminggu minggu tanpa mencatat, akan tetapi setelah ditanya kenapa engkau mengahadiri majelis taklim tanpa menulis sedikitpun, ternyata setelah ditanya rekanya mengenai apa yang dijelaskan sang guru, beliau Imam Bukhari bisa menjawab dari awal sampai akhir dengan benar, lantas rekanya banyak yang mengkoreksi catatan nya sendiri,


Pertanyaanya apa Rahasia dari Imam Bukhari sehingga punya kecerdasan yang luar biasa?


Beliau menjawab 


لا أعلم شيئا أنقع للحفظ من تهمة الرجل ومداومة النظر


Aku tidak mengetahui sesuatu yang lebih bermanfaat (menguatkan) hafalan daripada keinginan kuat seseorang dan sering menelaah (tulisan).


Jadi seorang penuntut Ilmu harus berAzam atau mempunyai keinginan kuat untuk menimba Ilmu dan mengambil manfaat dengan menerapkan atau mempraktekan dari apa yang dipelajari, juga selalu berharapan keridhoan dari Allah 


Juga menelaah (Mencoba mengerti maksud dari setiap apa yang disampaikan guru, ustdaz, Kyai dsb.)


Agar Ilmu tidak sekedar datang lalu pergi, Masuk kuping kanan keluar kuping kiri, tanpa terserap sedikitpun 


Ilmu adalah Nur (Cahaya yang menerangi dari Allah SWT) Maka seorang penuntut Ilmu harus menghindarkan diri dari Maksiyat menjalankan apa yang di-wajibk-an serta sunahNYA, agar cahaya itu masuk kedalam sanubari dan sanggup diterima oleh akal. 


Semoga bermanfaat...

Wasalamu Alaikum WR WB

Share:

Prei Bucin Fix No Debat




 Bucan... bucin... bucan... bucin... Isi Timeline Sosmed dari  mulai Facebook, Instagram, sampai dengan Twitter penuh dengan Spam Kpoper's yang ngebucin idolanya


Sebenarnya apa sih "Bucin"?

Selidik punya selidik lewat kekuatan kedua jari Jempol tangan dan juga bantuan dari Mbah Google sang dukun dari Silicone Valley sana,,,

Ternyata definisi Bucin adalah


Bucin adalah kependekan dari istilah budak cinta. Singkatan gaul ini digunakan untuk merujuk pada Manusia atau sekelompok orang yang tergila-gila akan cinta ataupun idola, di mana orang tersebut mau melakukan apapun demi apa yang dia cinta. 


Eh alah Budak Cinta toh, Kok yo masih ada Perbudakan di Zaman Modern sekarang ini,

Padahal Mbah - mbah kita dulu berjuang melawan Penjajah Belanda dan Jepang dengan bersenjatakan bambu runcing dan pekikan Takbir,, Eh kok yo kita masih belum terbebas dari yang namanya perbudakan.


Yo beda toh mas,, dulu mbah - mbah kita kan dipaksa diperbudak untuk melakukan apa yang diperintah penjajajah Lah kita Buciner Kpop dengan sukarela mencinta para Oppa Korea tanpa tedeng aling - aling. Kata dik Sri Pelajar SMA juga Ketua Fans "Lee Min ho Sirag Sarek" Korwil desa Sumber Jeglek.


Perbudakan dulu dan sekarang meskipun beda ada juga kesamaan nya dik Sri! 

Bedanya cuma dipaksa atau sukarela  


Beda nya dulu kita diperbudak secara Fisik

dipaksa nanem ini itu, komoditi VOC dan Jepang tanpa dikasih makan layak juga tanpa diupah dipaksa bangun Rel dari Anyer panarukan, dan banyak masih banyak lagi.


Kalau sekarang kita diperbudak secara Pemikiran,

Tanpa sadar kita, eh kita, Samean disetir menuruti kemauan orang atau industri dengan sukarela. 


Misal ada iklan 

"Beli gincu ini, karena juga dipakai artis...

Yuk Makan Mie Samyang, Lee Min Ho pernah makan ini...


Kita dengan sukarela membeli bukan karena kebutuhan akan tetapi karena Branding pernah dipakai artis 


Pokok nya apa-apa yang berbau idola kita juga lakuin dari mulai cara berpakaian, Makan -Makanan yang sama, bahkan perilaku dan gaya hidup.

Meskipun tak jarang menabrak norma adat istiadat ataupun agama. Nama nya juga ngefans "kalau udah cinta tai kucing rasa coklat".


Cinta memang butuh pembuktian, akan tetapi kita harus bijak mencintai siapa atau apa? 


Mencintai kalau bisa gak bertepuk sebelah tangan, lha wong oppa nan jauh disana gak kenal bahkan gak tahu kita besok makan apa kok yo bisa - bisanya kita masih mencintai.


Menukil maqalah Ali bin abi thalib RA.

Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup, 

dan yang paling pahit adalah berharap kepada manusia.


Ya mungkin Maqalah Sahabat Ali bin abi thalib diatas bisa sedikit membuka belenggu pemikiran dik Sri dan juga kawan - kawan nya para pecinta "Lee Min Ho Sirag Sarek" Korwil desa Sumber Jeglek

bahwasanya jangan sampai salah mencinta bisa - bisa diperbudak oleh cinta palsu


Trus adakah Cinta yang haqiqi?

Ada Cinta yang hakiki itu adalah cinta yang dilandasi oleh akal bukan nafsu 

Cinta yang haqiqi adalah kecintaan kepada Allah 


Lantas bagaimana cara mencintai Allah?


Cinta kepada Allah juga butuh pembuktian layaknya cinta kepada manusia, Pembuktian apa? Pembuktian bahwasanya Allah sang pencipta dan pengatur Alam semesta baik sebelum maupun sesudah Alam kehidupan ini.


Kecintaan kepada Allah itu memunculkan potensi terbaik pada diri manusia 


Baca saja kisah sahabat Bilal ketika disiksa Abu Jahal ditriknya Matahari dengan ditindih batu dipaksa untuk kembali keagama nenek moyangnyan, akan tetapi dia tetep kekeh untuk mencintai Allah dan Rasulullah,, ahadun ahad.


Dan juga keluarga Yasir disiksa dengan kejam sampai Meninggal dalam keadaan Syahid karena mencintai Allah. 


Dibanding Kafir Quraish mereka adalah kelompok budak yang lemah akan tetapi kuat dan teguh memegang keimanan inilah sebeanrnya cinta yang haqiqi 

 

Share:

Menjejak Peradaban Cemerlang




Jalan dakwah tak selalu mudah


Terjal.......

Berat........

Dan berliku..........


Ingat janji Allah itu pasti

Kemenangan kan terjadi


Tugas kita hanya sabar

Sabar dalam ketaataan


Memperjuangkan turunya Nasrullah.


Tak ada yang bisa mencegah semangat kebangkitan

Cahaya Islam

Ibarat mencegah terbitnya Matahari


Maka dari itu

Wahai pengemban dakwah Islam kaffah


Sabarlah......


Tak ada kuasa pemimpin dzolim yang abadi

Semua pasti menghadapi mati


Tugas kita hanya berdakwah 


Iya dakwah....

Menjejak peradaban cemerlang dimasa depan


#JejakKhilafahdiNusantara


Share:

Cerita Dari Barbershop




Seperti biasa ketika rambut sudah dirasa panjang dan tak nyaman tukang cukur langganan selama 6 tahun menjadi tujuan,

Sebelum potong rambut.
Seakan sudah menjadi SOP (Standart Operational System)
Sang ahli pangkas rambut selalu menanyakan,

Kate dipotong model opo sam?
“Mau dipangkas model apa mas?”

Tahu itu pertanyaan basa basi, padahal setiap saat potong dengan nada jelas dan tegas saya menjawab

“Model rapi saja pak!”
Selama ini standart rapi menurut saya adalah cukur pendek merata gak sampai botak 

Saking asyiknya ngobrol,

Selama prosesi mencukur saya tak terlalu memperhatikan cermin besar yang sengaja dipasang didepan, untuk sekedar memastikan rambut dipotong sesuai dengan keinginan

Sampai si tukang cukur menyelesaikan tugasnya

“model ngene ya mas!”
Tanya sang master pangkas,

” Mak deg kaget aku ”

Alhasil terkejut dengan hasil karya guntingan sang master

Rambut dipangkas model remaja kekinian (Pompadeur) tipis dari kanan kiri sampai belakang dengan gradasi tebal sampai keatas,

Pak De!! rapine kok bedo koyok biasae?

Iyo sam, iki rapi model arek hits saiki,  
sambil tersenyum manis

Oh ngono tah?

Ketika standar hukum dikembalikan pada Manusia maka baik dan buruk akan menjadi bias dan relatif

Kalau boleh menganoligakan, peristiwa pangkas rambut
Dengan banyak nya kebingungan terjadi dalam menyikapi segala problematika saat ini,

Seperti BPJS boleh gak sih? Padahal disitu ada unsur ribawi dan spekulasi yang jelas diharamkan,

“lha piye kepepet gak due duwit mas, seng gering selak kejet kejet harah”

Heemm kayaknya ribet banget ya!

Sebagai seorang muslim
Ketika beramal tentu berharap keberkahan dari Allah bukan sekedar enak atau gak enak, untung atau rugi,

Dan sudah pasti kita harus bersandar pada sesuatu yang haq

(Mafahim), Konsep berpikir seorang Muslim adalah mengkaitkan segala sesuatu dengan Allah

Halal Haram menjadi menjadi (Maqoyis) standart ketika beramal, dengan bersandar pada Al Qur’an, Sunah, Ijma, Qiyas.

Sebaik baik perjalanan adalah yang jelas arah tujuannya, dan sebaik baik tujuan adalah Allah SWT

Semoga tulisan ini bermanfaat

Sebagai perhatian
Ketika mau potong rambut, agar tak membuat si tukang cukur berspekulasi intruksi nya musti jelas mau dipotong model apa, 

Ibnu sholeh

Share:

A Best Legacy

Alhamdulillah ala kulli haal

Tepat seminggu sebelum hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, 

17 Mei 2020 pukul 14.45 WIB saya dan istri oleh Allah SWT. diberikan berkah yang sangat luar biasa, yakni dengan kelahiran anak kami yang pertama,

Lebih cepat sebulan dari prediksi persalinan 10 Juni anak kami lahir dengan proses caesar

Tak apa, saya sangat bersyukur anak dan ibu dalam kondisi sehat walafiat 
Sempat bingung setelah proses persalinan mau diberi nama apa si jabang bayi ini, sebelumnya saya dan istri hanya mempersiapkan nama depan Haris kalau diartikan kedalam bahasa indonesia yakni Sang Penjaga, tapi masih berunding untuk nama belakang

Karena memberi nama yang baik adalah salah satu kewajiban orang tua kepada anak tentu kami menaruh perhatian yang serius tentang perkara ini.
Alharis Dinan Ubaidillah

Bukan tanpa maksud kami memberi nama tersebut, terselip harapan dan do'a untuk sang jabang bayi kelak dimasa depan agar menjadi penebar kebaikan wasilah hidayah dengan menjadi hamba Allah yang selalu memegang teguh agama dimanapun anak kami berada apapun kondisi baik susah maupun senang,

Kami orang tua berharap ananda alharis dinan ubaidillah senantiasa melibatkan Allah dalam setiap memutuskan suatu perkara dalam hidupnya kelak
Pesan Kami Nak
Tak Perlu Silau Dengan Gemerlap Dunia Sesungguhnya Itu Membutakan, Cukup Allah Dan RasulNYA Sebagai Penerang.
Share:

Bakso Legendaris Kang Min Berjualan Sejak 1970

Kang Min dan Mak Ti sedang Meracik Bakso
Bagi anda traveler dan juga penikmat kuliner jika berkunjung ke Malang atau sedang melakukan perjalanan menuju lumajang tak ada salahnya mampir ke Bakso Kang Min di Jl. Blambangan Dampit Kabupaten Malang rekomendasi alternatif kuliner enak juga dengan harga ramah dikantong,

Dengan harga "se-liter" bensin premium anda dapat menikmati seporsi bakso dengan cita rasa yang sudah bertahan sejak tahun 70an,

Lokasi 
Bakso Kang Men
Jl. Blambangan No.44, RT.10/RW.05, Dampit Wetan, Dampit, Malang, Jawa Timur 65181

Iya,, cukup sulit menemukan lokasi Bakso Kang Min, karena berada di gang kecil, tapi jangan khawatir ketika sudah di Jl Blambangan anda cukup bertanya warga sekitar 

Gang Kecil Jl Blambangan Dampit Menuju Bakso Kang Min


 Beliau buka setiap hari mulai pagi jam 05.00 WIB tak sampai waktu dzuhur biasanya sudah habis, jadi pastikan anda datang diwaktu pagi 

Harap Sabar Antrian Pelanggan Panjang

Testimoni Pelanggan

#Kuliner
#Malang
#Dampit
#Bakso
#Legendaris

Share:

Hardiknas, Kemana Arah Pendidikan Negeri Ini?



Hari pendidikan nasional setiap tahun kita peringati

Gak mudah

Sebagai pemuda yang hidup dijaman Materialistis ini

Yang mana baik buruknya pribadi dinilai dari seberapa materi ia punya, bukan dari kualitas pemikiran dan akhlaknya,

Lingkungan membentuk kami para pemuda bersikap pragmatis,

Dengan nilai- nilai, prinsip yang diajarkan
Sehingga jangan kaget banyak yang berlomba – lomba untuk jadi kaya, entah dengan cara apa pun,

Itu kenapa sekarang orang pintar memainkan angka menambah atau mengurangi, demi kepentingan sesaat,

Dari pada harus meminta maaf mengakui kesalahan atau kelalaian yang dibuat,

Kami pemuda, pelajar, siswa, melihat perangai senior, atau pemimpin kami,

Inikah yang kau ajarkan kepada kami,

Lantas apa guna?
menghabiskan waktu bertahun – tahun di meja belajar,

Wahai pemimpin!

Masa depan seperti apa?
Yang kau inginkan untuk negeri tercinta ini.

Ibn sholeh
#Hardiknas
#Pendidikan
Share:

Untuk Pengemban Dakwah, Benteng Itu Belum Roboh

Benteng Constantinople
1453 H sungguh adalah moment yang sangat luar biasa, dengan izin Allah SWT seorang pemuda Muhammad Al fatih memimpin pasukan untuk menaklukan benteng Constantinople, perjuangan yang tak mudah dan juga butuh persiapan yang panjang juga matang untuk merobohkan bangunan fisik kuat yang bertahan lebih dari 850 tahun,
Perjuangan antum memerdekakan manusia dari penghambaan kepada manusia lainya dan menjadikan mereka menghambakan diri hanya kepada Allah dan aturanNYA, menaklukan bangunan pemikiran yang bathil, juga tak kalah berat.
Yang mana Sekularisme dan Isme – isme yang lain sangat lekat dengan kehidupan kaum Muslimin akhir ini,
Dibutuhkan kesungguhan dan pengorbanan untuk menyadarkan umat, mendobrak sekat – sekat yang mengekang Syari’at Islam sebagai Rahmatan lil alamin,
Jangan gentar dan ragu layaknya kaum fasik dan yahudi ketika mendengar bisyarah Rasulullah bahwasanya nanti akan ditaklukannya Constantinople dan juga Roma “Gila Muhammad dan pengikutnya mana mungkin itu terjadi?”.
850 tahun kemudian Bisyaroh itu terbukti dengan Izin Allah lewat perjuangan Muhammad Al Fatih dan juga bala tentaranya.
Sekarang kita kembalikan kepada diri kita masing – masing seberapa yakin akan Bisyaroh tersebut, bukan berarti Islam mulia dengan upaya yang antum perjuangkan, yang pasti Islam akan kembali mulia,
Tinggal kita mau menjadi bagian dari kemuliaan tersebut dengan memperjuangkanya atau hanya berdiam diri menjadi penonton atau bahkan menolaknya Naudzubillah….
Ibnu Sholeh 1924
16/01/20
Share:

Belajar Resah



Sebagai pecinta film komedi tentu tak asing dengan aktor kawakan Jim Carrey

Salah satu judul film populer yang dibintanginya adalah The Truman Show

The Truman Show sendiri bercerita mengenai Truman Burbank seorang ekskutif muda dengan kehidupan yang sempurna istri cantik, sahabat-sahabat yang suportif, rumah dan kendaraan mewah,

Suatu ketika keanehan mulai terjadi saat tiba-tiba sebuah lampu sorot bertuliskan rasi bintang orion jatuh dari langit, dan membuatnya bertanya-tanya dari manakah asal muasalnya,

Sampai sebuah TV berita menayangkan bahwa ada satelit jatuh di kota kediaman burbank dan lampu sorot tersebut merupakan salah satu perangkatnya

Akan tetapi keanehan tak berhenti disitu saja, 

mulai dari hujan yang tak biasa yakni air hujan seakan mengikuti kemanapun Burbank melangkah

warga kota yang bertingkah aneh seakan-akan dunia terseting untuk mengikuti ritme kehidupanya,

Dari situ Truman resah dan mulai bertanya-tanya mengenai jati dirinya,

Ketika Thruman bertingkah spontan maka lingkungan disekitarnya mulai tak karuan sampai akhirnya sebuah horror terkuak,

Bahwa selama ini seluruh kehidupan yang dijalaninya adalah setingan yang diarahkan oleh seorang Sutradara.

Dan kehidupanya dijadikan hiburan masyarakat pecinta TV layaknya Reality Show,

Tanpa Ia sadari kehidupannya dari lahir sampai dewasa itu dijadikan komoditi untuk menarik iklan

Kota yang ditinggalinya adalah sebuah studio TV super massive.

Istri, ibu, sahabatnya adalah aktor profesional yang memainkan sebuah peran

Tentu Thruman kaget bukan kepalang

Bayangkan jika itu terjadi pada diri kita, zona nyaman, sistem serta kehidupan yang dijalani saat ini adalah palsu, setingan semata

Ternyata kehidupan kita hanyaa dijadikan komoditi dagangan layaknya Thruman Burbanks

Tanpa sadar kita diseting tuk terlenakan dengan kehidupan yang materialistis ini, mati-matian mencari apa yang tak dibawa mati,

Sampai lupa tuk menjalani kehidupan yang sesungguhnya, 

Sampai lupa mempersiapkan bekal setelah kehidupan,

Naudzubillah Mindzalik

Semoga kita diberi keresahan dan dapat mengambil hikmah dari setiap peristiwa sehingga bisa mengambil keputusan terbaik dalam hidup ini.


Anang Ubaidillah

24/8/19


Share:

Pesan Sambat




Ketika kau tunjukkan kelemahan mu pada manusia maka kau akan terlihat lemah, ketika kau tunjukkan kelemahan mu kepada sang Maha Kuasa maka kau akan dikuat kan dengan cara yang tak terduga -duga,

Tiada tempat lain untuk bermunajat selain kepada sang Pencipta Allah SWT,

tiada guna..... sesal,
tiada guna .... Lara,
Merasa hidup tak berdaya..... Selain kepada NYA

Problematika dalam kehidupan!

Anggap saja semua itu ujian yang akan menambah ketaqwaan jika kita berhasil melangkah tanpa adanya kemaksiyatan

Kita semua hidup dengan misi ketaqwaan, jika tak ada taqwa maka rasa iri dan dengki akan selalu mendampingi hati yang ringkih ini,

Akan banyak muncul pertanyaaan Kenapa?

Kenapa saya seperti ini?
Kenapa saya miskin?
Kenapa saya pendek?
Kenapa saya gemuk?
Dan pertanyaan Kenapa yang lain

Pada akhirnya kita sampai pada pertanyaan yang paling mendasar

Untuk apa saya hidup?

Jawaban dari pertanyaan ini perlu kita jawab dengan sebaik baik nya jawaban

Jawaban yang benar tentu akan menghantarkan kita kepada jalan yang lurus dan memberikan kekuatan lebih mengahadapi ujian hidup dari NYA,

Sungguh ujian dunia tak seberapa banding dari ujian di akhirat,

Ujian diakhirat jauh lebih pedih jika didunia kita gagal menjawab pertanyaan

Untuk apa saya hidup?
[@ibnusholeh]


#PesanSambat
#DiRumahAja
#TetapProduktif

Share:

Bijak Menghadapi Kritik



Nyinyir dan kritik dua kata yang punya makna berbeda, tapi seringkali susah membedakan mana yang sebenarnya kritik mana yang sebenarnya nyinyir,
Nyiyir adalah suatu tindakan yang tak bertanggung jawab, dengan maksud menjatuhkan tanpa melihat potensi kebaikan yang akan dicapai
Kritik tentunya dibangun dengan argumentasi ilmiah dan juga atas kesadaran untuk perubahan kearah yang lebih baik agar kondisi yang ideal menurut si pengkritik bisa tercapai.
Kritik juga bisa diartikan sebagai kontrol terhadap sebuah kebijakan yang dianggap tidak sesuai, menghambat, atau membahayakan.
Misal dalam sebuah diskusi sebut saja si A menyampaikan sebuah teori evolusi bahwasanya manusia berasal dari kera,
Lantas disanggah oleh Si B dengan argumentasi sederhana:
Jika manusia adalah hasil dari proses evolusi kera, lantas kenapa masih dapati kera di kebon binatang, dihutan, dll. Dan juga teori tersebut menafikan sang pencipta. Kritik Si A.
Diskusi terus berlanjut sampai menghasilkan sebuah kesimpulan yang melegakan hati dan mencerahkan pikiran kedua belah pihak
Diskusi yang sehat tentu akan menghasilkan sesuatu yang bisa diambil sebagai modal untuk melangkah Kedepan tanpa harus melewati jalan yang terjal,
baik dalam lingkup keluarga, bermasyarakat, maupun bernegara,
Tentu dalam sebuah diskusi harus disertai dengan keikhlasan dan kedewasaan dalam menelaah setiap materi diskusi
Boro boro argumentasi ilmiah. Jika nafsu dan amarah kebencian yang bergolak jangan berharap ilmu kan didapat
Maka benar maqolah Imam Syafi’ie
“Jangan kau menasehati orang bodoh, karena dia akan membencimu, nasehatilah orang yang berakal maka dia akan mencintaimu”.
Bodoh yang dimaksud adalah pribadi yang menolak potensi kebaikan yang akan dicapai.
Dalam memberikan kritik juga harus bijak, ide, konsep, atau kebijakan yang bersumber pada suatu yang pasti diyakini kebenaranya ( Al Qur’an, Sunah ) tak patutlah kita kritik, malah akan mendapat dosa.
Yang jadi pertanyaan adalah dalam setiap aktifitas (berprilaku, berucap, berhukum dll.) apakah kita sudah berlandaskan pada suatu yang pasti kebenaranya?
Sesungguhnya segala kebaikan hanya berada disisi Allah, segala daya dan upaya kita curahkan untuk mencari keridho’an NYA dengan cara menjalankan Syari’at NYA dari A sampai dengan Z disegala aspek kehidupan.
Share:

Aku Cinta Sepak Bola

Sepak Bola

Sungguh gemar sekali dengan olahraga yang satu ini,
Dulu ketika masa madrasah hampir setiap hari pergi kelapangan untuk sekedar memainkan si kulit bundar,

Saya pengagum berat permainan bola, kalau kata Pirlo legenda Juventus dan AC Milan itu ” Sepak bola adalah permainan pikiran”,

Tidak hanya fisik, tapi juga dibutuhkan kecepatan berpikir,

Memang benar dalam sepak bola
Pemain dituntut untuk membuat keputusan tepat dalam waktu sepersekian detik,

Mengontrol bola, umpan, atau drible

Sungguh Filosofi Pirlo itu, menguatkan tekad saya untuk giat berlatih,

Kecintaan akan permainan bola,

Tidak lantas menjadikan saya penonton setia pertandingan bola yang harus niat datang ke lapangan, menyanyikan chant, dan mengenakan pernak – pernik layaknya suporter,

Kenapa?

Karena saya merasa bisa bermain bola, meskipun ingusan dengan latihan yang optimal saya merasa bisa se-level profesional yang bertanding di stadion kebanggan, kala itu,

Dalam hati berbicara
“Ngapain nonton orang, sementara saya bisa melakukan hal yang sama”,

Sehingga aktifitas “nye-tadion”, adalah hal yang membosankan,

Kecintaan akan permainan Bola
Berbanding terbalik dengan lingkungan yang menyukai nonton pertandingan bola,

Para sahabat tidak hanya senang dengan permainan tapi juga gemar memberi dukungan ke stadion untuk sekedar bertemu sang idola,

Lingkungan mempengaruhi pendirian

Kemalesan nye-tadion mejadikan bahan olok – olok an teman se-SSB (Sekolah Sepak Bola),

“Katanya hobi tapi kok gak pernah nonton ke stadion?, Cupu!”,

Setiap latihan ejek-an itu selalu terlontar

Akhirnya karena sering jadi bahan pergunjingan saya pun Ikutan yakni nye-tadion,

Begitu besar pengaruh lingkungan membentuk pribadi seseorang

Rasulullah bersabda

الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ

“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”. (HR. Abu Daud no. 4833, Tirmidzi no. 2378, Ahmad 2/344, dari Abu Hurairah

Siapa Kita bisa dilihat dari kebiasaan circle atau lingkugan,

Penting pilih – pilih teman apalagi karib,

Karena kebiasaan dan hobi mereka akan mempengaruhi pribadi kita

Sebagai pemuda muslim hendaknya kita memilih teman yang baik

Teman yang baik itu seperti apa?

Tentunya teman yang bisa saling menguatkan dalam menjaga ketaatan kepada Allah,

Karena kita hidup didunia ini bergantung pada seberapa kuat kita bisa menjaga ketaatan kepada aturanNYA

Menjalankan perintahNYA menjauhi larangaNYA,

Tentunya kita berharap
Mati dalam keadaan khusnul khotimah, dimasukkan jannah dan dipertemukan dengan teman karib kita semasa didunia.

Salam dari karibmu…
IbnuSholeh
Share:

Selamat Datang Di Blognya Anang





Asalamu alaikum WR WB


Hai perkenalkan nama saya Anang Ubaidillah, Blogger asli Kabupaten Malang, di Tahun 2020 ini saya berikhtiar untuk lebih produktif dengan menulis blog

Bukan sekedar media aktualisasi diri 
Tapi lebih dari itu

Saya termotivasi menulis untuk menebar kebaikan, juga sebagai pengingat bagi saya pribadi
semoga ada jariyah amal dari apa yang bisa ditampilkan di blog ini

Blog ini berisi 

Goresan yakni opini pribadi mengenai sebuah peristiwa dimasa lampau atau yang sedang terjadi mencoba mengurai dari sudut pandang lain, semoga ada kebaikan yang bisa diperoleh sebagai modal untuk melangkah kedepan tanpa harus melewati jalan yang terjal

Photostory merupakan kompilasi photo pribadi kemana saja saya menghabiskan waktu bersama keluarga serta sahabat menjelajahi spot spot unik yang menarik untuk diceritakan

Figur adalah konten khusus bagi sosok inspiratif dari berbagai macam profesi, latar belakang yang mendedikasikan diri sebagai penebar kebaikan.
Share: